12 Oktober 2009

Dalam Balet Juga Ada Nilai Kedisiplinan

Kursus seni menari indah seperti balet banyak digemari anak perempuan di perkotaan. Tak hanya menjaga tubuh tetap ramping, balet juga melatih anak berdisiplin dan lebih percaya diri.

Kendati berasal dari Prancis, balet cukup populer dan banyak diminati di Indonesia, terutama wanita. Ini terlihat dari banyaknya sekolah dan tempat kursus yang menawarkan pendidikan balet mulai usia dini hingga kelas dewasa.


Menurut maestro balet Indonesia, Farida Oetoyo,menari sangat bagus untuk tubuh, jiwa, dan pikiran. Menari balet sangat berguna untuk mengembangkan koordinasi tubuh dan pikiran, membentuk postur tubuh yang baik, melatih kecepatan berpikir, dan membangun kepercayaan diri, memperkuat daya tahan tubuh, terutama anak-anak yang lemah secara fisik. Melalui balet, anak-anak belajar mengembangkan sense tentang gerakan tari, ritme, dan apresiasi terhadap musik. Farida mengungkapkan, dalam balet terkandung nilai-nilai, bukan sekadar menari.


"Anak-anak bisa belajar banyak dari balet. Dalam belajar termasuk
les ballet, pelajaran pertamanya adalah disiplin. Agar anak berdisiplin, kami para guru harus memberi pengertian. Misalnya di kelas pada saat latihan tidak boleh ngobrol karena waktunya juga terbatas," kata wanita yang sudah menggeluti dunia balet sejak 40 tahun silam.


Kecintaan Farida terhadap dunia balet dibuktikan dengan didirikannya kursus balet Sumber Cipta yang sudah berusia lebih dari 20 tahun.


Menurut dia, mengajarkan balet kepada anak harus disesuaikan dengan tingkatan usia anak. Teknik dan gerakannya pun agak berbeda dengan balet dewasa.


"Untuk pertama kali, anak lebih banyak belajar menari, belajar tentang dirinya, badannya, ruangannya, dan hubungan dengan temannya. Selain itu, kita tidak bisa memaksa anak langsung belajar gerakan balet karena kalau belum siap bisa mencederakan tulang-tulangnya," paparnya.


Susi Mariyah, seorang instruktur
les ballet anak, menegaskan pentingnya memahami kesukaan murid-murid ciliknya agar tetap semangat berlatih. "Hal yang utama adalah membuat mereka senang di kelas dulu, caranya kita lihat dulu kesukaan anak-anak itu apa. Anak-anak biasanya lebih suka bergerak ke sana-kemari, berputar-putar, atau mengangkat kaki bergantian satu per satu dengan cepat. Mereka juga belajar ritme sambil mendengarkan musik untuk menyamakan gerak kaki, pergerakan, dan arah-arahnya. Lagu yang dipilih juga kebanyakan sudah mereka kenal, seperti twinkle-twinkle, doremi, atau lagu-lagu Ibu Kasur. Hal senada dikemukakan Direktur Artistik Marlupi Dance Academy Fifi Sijangga.


Menurut dia, guru balet anak harus pandai berimajinasi karena anak kecil belum bisa memahami teknik-teknik balet yang terlalu tinggi. Dalam hal gerakan juga dipilih yang masih dasar dan mudah. Sebagai contoh,untuk kelas prasekolah mulai usia 2,5 tahun, lebih banyak berlatih untuk mendengarkan musik dan koordinasi tubuh. Mereka juga mulai belajar jinjit dan pengetahuan tentang level-level gerakan seperti menekuk, jinjit, dan lompat.


"Hal ini dilakukan step by step, tapi sambil bermain dan memperbanyak imajinasi. Misalkan ceritanya pergi ke hutan, terus nanti di hutan mengambil bunga sambil jinjit," tutur alumnus sekolah balet The Royal Academy of Dance, London.


"Agar anak bersemangat,harus ditanamkan dulu kesenangan terhadap balet. Kita tidak bisa memaksa mereka karena balet itu motivasinya dari dalam diri anaksendiri, kalau tidak ada motivasi, mana mungkin bisa menjalaninya dengan serius," tandasnya.


http://lifestyle.okezone.com

01 Oktober 2009

Pengembangan Pribadi Anak Melalui Seni Musik & Tari

Latihan atau pendidikan musik di sebuah Yayasan Kesenian pada usia muda akan sangat membantu perkembangan pada bagian otak tertentu yang digunakan untuk mempelajari bahasa dan daya nalar. Studi yang dilakukan belakangan ini telah menunjukkan bahwa latihan musik dapat mengembangkan kemampuan otak kiri yang dalam tugas sehari-harinya memproses informasi atau bahasa yang masuk ke otak dan pada dasarnya membantu otak tersebut mengalirkan sirkuit tertentu pada otak dengan cara tertentu. Memperdengarkan lagu-lagu yang familiar pada saat menangkap informasi baru cenderung meningkatkan daya tangkap pada anak-anak yang masih muda.

Terdapat pula hubungan yang sangat erat antara musik dan daya nalar spasial (spatial intelligence – kemampuan untuk menangkap informasi tertentu dengan cepat dan dapat membuat gambaran secara mental atas hal-hal yang dilihat). Intelegensia seperti ini, dimana seseorang dapat memvisualisasikan berbagai elemen pada saat bersamaan sangat penting fungsinya untuk banyak hal dari menyelesaikan tugas matematika yang kompleks sampai pada kemampuan untuk mengingat apa saja yang akan diperlukan untuk dimasukkan dalam tas sekolah pada hari itu.

Murid-murid yang belajar musik baik secara langsung atau dari Forum Musik dan tari cenderung belajar berpikir secara kreatif dan memecahkan masalah dengan cara membayangkan berbagai alternatif solusi yang ada, sehingga menolak ketentuan dan asumsi yang berlaku.

Pelajaran musik dan tari membangun kemahiran-kemahiran yang nantinya akan sangat diperlukan oleh anak tersebut pada saat memasuki dunia kerja. Pelajaran musik dan tari tersebut memfokuskan dan mementingkan pada aspek “aksi” daripada observasi dan mengajarkan bagaimana murid bisa tampil dimana saja dan kapan saja di dunia. Perusahaan selalu mencari karyawan-karyawan yang multi-dimensional yang memiliki fleksibilitas dan intelektual yang supel seperti yang diajarkan dalam pelajaran musik dan tari sebagaimana yang telah dijelaskan diatas.

Pertunjukan musik dan ballet mengajarkan anak-anak belia untuk mengatasi rasa takut dan mengambil resiko dalam hidup. Sedikit rasa khawatir adalah hal baik karena hal ini akan selalu muncul di dalam hidup kita. Dengan bisa mengendalikan rasa khawatir tersebut pada usia yang belia, akan memberikan bekal yang besar bagi anak sehingga tidak menjadi penghalang dimasa mendatang dan dapat membangun karakter anak yang kuat dan tahan banting. Pengambilan resiko adalah penting juga dalam hidup kita apabila anak tersebut ingin mengembangkan bakatnya secara maksimum sebagai sebuah Pengembangan Pribadi.

Semakin anak kita menguasai alat musik yang dipelajari atau anak kita makin luwes dan makin banyak mengenal gerakan balet yang indah, mereka akan semakin tertarik pada seni-seni tersebut dan hal ini memberikan suatu kesempatan kepada mereka untuk mempertontonkan kemahiran mereka pada anggota keluarga. Kemampuan untuk dapat bermain musik dan menari ballet tentu akan membuka banyak kesempatan-kesempatan berharga yang dapat memperkaya hidup mereka.

royzel.blogspot.com

Tips Berkaraoke Bersama Sahabat

Satu hal kenapa karaoke itu menyenangkan adalah kita bisa melihat kepribadian lain dari diri seseorang. Seperti yang terjadi tadi malam. Ga nyangka GM baru kita mau tampil dengan lagu "No Woman No Cry"-nya. Walau suaranya cuma kenceng di bagian "....noooo woman no cry..." tapi asik banget. Mantap bos! More...More practice, please . Si bapak manager yang itu jg ga disangka-sangka ternyata jago banget nyanyi dangdut (spesialis Mansyur S deh kayanya).

Dari pengalaman karaoke massal tadi malem di Klub Audio karaoke, gw menyusun tips berkaraoke massal yang dari pertama gw udah jadi Member Rental disana, tips nys sebagai berikut :

1. Susunlah daftar pesaing dalam hal rebutan mic beberapa jam sebelum acara dimulai

2. Ingat tips carrefour dalam bisnis : Location...location...location. Jadi pilih Tempat Karaoke yang paling strategis di ruang karaoke, tepatnya di depan layar

3. Jauhkan mic dari setan karaoke. Siapakah setan karaoke tsb? Yaitu orang yang begitu mic berada di tangannya, maka sulit untuk melepaskannya.

4. Pilihlah lagu yang seru dan bisa bikin goyang tapi yg ga semua orang bisa menyanyikannya. Hal ini mencegah terjadinya penyerobotan lagu oleh sesama peserta tapi tetap bisa membuat orang lain bahagia.

5. Jangan lupa untuk turut memberikan kesempatan sama orang lain untuk nyanyi juga. Itu mic jgn dibekep sendirian.

6. Yang terakhir, jangan pipis sembarangan dan telponlah orang rumah untuk ngasi tau kalo pulang agak malem.

Selamat berkaraoke ria.

moorcyhans.multiply.com

Arti Manager Untuk Sebuah Band

Yang butuh manager sebenarnya bukan cuma artist. Semua lini yang bersifat bisnis pasti membutuhkan keberadaan posisi ini. Namun supaya pembicaraannya tidak melebar dan to the point, saya persempit skupnya menjadi : Manager Band. Maklum, artikel ini terkait erat dengan berbagai tulisan-tulisan sebelumnya tentang musik.

Dimata bisnis professional, manager menjadi semacam symbol siap tidaknya sebuah band dalam mengarungi dunia yang lebih tertata rapi dari sisi pekerjaan dan kerjasama.

Ada banyak jenis manager :

* Manager pribadi

* Manager bisnis

* Manager tur

* Manager produksi

* Koordinator Fans, dsb

Istilah manager sebenarnya sangat longgar dan luas, berdasarkan variasi tugas yang di butuhkan. Tapi sebagai langkah awal, sebaiknya kita mempunyai seorang Manager Pribadi lebih dulu. Di tangannya, pusat management bermula. Jika kerja serius antara manager dan band berbuah manis, pastilah akhirnya nanti akan lahir-manager-manager baru dalam gurita tanggung jawab si Manager Pribadi (MP) tersebut.

MP akan berurusan dengan beberapa hal pokok dibawah ini :

* Bekerjasama dengan sejumlah booking agency untuk memperoleh jadwal show di suatu tempat (dalam rangka promosi)

* Bekerjasama dengan sejumlah media dalam mengenalkan band yang dikawalnya.

* Bekerjasama dengan Pengacara dalam melakukan negoisasi dan kontrak pada perusahaan rekaman, iklan dan produk-produk merchandise

* Bekerjasama dengan Promotor Show dalam menyiapkan konser-konser, baik secara internal maupun eksternal.

* Internal misalkan : Menyewa auditional player, backing vocal, crew dan personil lainnya

* Eksternal misalkan : Mencari dukungan sponsor dan pihak perusahaan rekaman untuk menyiapkan dana.

* Memimpin penggalangan fans club

Tugas-tugas di atas jika semakin tak tertangani, kemungkinan besar dikemudian hari akan dibantu oleh manager-manager dibawah koordinasinya.

MP harus melandaskan kerjasamanya dalam hubungan saling percaya dan bahkan menjadikannya satu kesatuan bagian tak terpisahkan. Tugas pokok musisi adalah menciptakan karya sebaik-baiknya atau jadi Penulis Lagu yang handal, sedangkan tugas pokok manager adalah menjual karya tersebut hingga titik ekonomi setinggi-tingginya.

Pada awal karir tentu kita akan dipandang sebelah mata oleh perusahaan-perusahaan management artis berkualitas. Tapi jangan sedih karena di luar sana, banyak juga embrio-embrio manager tangguh yang bisa jadi membahayakan bisnis mereka kelak. Namun harus diakui mencari calon-calon manager handal itu susah-susah gampang, demikian juga sebaliknya, mencari band-band yang layak jual itu susah-susah gampang. Menurut pengamatan, biasanya pada awalnya, keduanya dipertemukan hanya berdasarkan feeling saja.

Tapi itu tidak masalah. Yang paling penting si manager punya antusiasme tinggi dan kecakapan menyampaikan strategi-strategi pemasarannya, sedangkan si band punya perfomasi yang mampu menuju pada kerja-kerja kreatif profesional. Sering kali sang manager yang tadinya tidak dikenal akhirnya malah berhasil jadi pentolan di dunia Hiburan Musik, bahkan mampu membangun kerajaan label terkemuka.

elexyoben.wordpress.com

Teknik Pernafasan & Vokal

Hal ini sering kali menjadi pertanyaan bagi para vokalis yang telah berkarir cukup lama dan memiliki kebiasaan tertentu dalam bernyanyi sebelum mulai belajar vokal. “Apakah seseorang bisa kehilangan ciri khas-nya setelah belajar vokal?” Seorang kenalan saya bahkan telah “menuduh” seorang vokalis yang setelah belajar vokal secara formal, kemampuannya bernyanyi malah menurun. Jawaban saya adalah, hal itu bisa saja terjadi. Namun jika ia belajar secara menyeluruh, saya jamin kemampuan bernyanyi seseorang tidak akan menurun setelah belajar vokal.

Yang banyak terjadi adalah, setelah beberapa pertemuan belajar Les Vokal, mengetahui tentang kesehatan vokal, teknik yang benar, dsb. Seorang penyanyi yang telah memiliki kebiasaan tertentu secara natural akan berusaha melakukan beberapa penyesuaian. Tentu ia menginginkan vokalnya tetap prima dan meningkatkan kemampuannya dalam bernyanyi, jika tidak, dari awal mungkin ia tidak akan belajar. Nah, fase inilah yang biasanya memberikan kesan kemampuan seseorang menurun, atau seorang vokalis kehilangan ciri khas-nya. Dan fase ini pula biasanya seseorang yang belajar setengah-setengah akan berhenti belajar.

Bagi penyanyi rock, justru belajar vokal adalah keputusan yang baik. Belajar vokal TIDAK bertujuan “meluruskan” gaya rock seseorang, melainkan membekali rocker tersebut dengan pengetahuan tentang instrumen vokalnya. Sehingga vokalis Band Indie tersebut tahu betul apa yang ia lakukan dan melakukannya dengan penuh kesadaran. Selain itu, berbagai latihan teknik vokal akan memperkuat instrumennya tersebut, memperkuat dan ultimately, melindungi.

Saya bukan dokter, bukan pula penyanyi yang sangat bagus, namun saya tahu benar akibat jangka panjangnya jika instrumen vokal kita yang ringkih ini diberi tekanan terus menerus. Vokalnya bisa mengalami cidera, bahkan kehilangan suaranya secara permanen. Bagi seorang penyanyi rock untuk bisa menjaga vokalnya sampai tua, ia harus belajar bagaimana melakukan pemanasan vokal, bagaimana melakukan senam vokal sehari-hari, bagaimana teknik pernafasan, postur, dll.

Untuk perbandingan, anda mungkin pernah mendengar yang namanya Parkour, yaitu seni kelincahan tubuh seperti Jackie Chan, yang memungkinkan seseorang untuk bisa melompat dari gedung ke gedung, mendarat dengan selamat dari ketinggian, dan memanjat tanpa bantuan apapun. Di balik semua itu, ada sesi latihan yang panjang dan keras, baik fisik dan mental. Seorang pelaku Parkour tidak akan melakukannya begitu saja kalau ingin selamat.

Saran saya adalah bagi siapa saja yang telah bernyanyi cukup lama dan ingin belajar vokal, lakukanlah, dan lakukanlah secara serius sekalian. Latih teknik pernafasan anda, postur, dan sebagainya sehingga anda bisa melakukan semua itu tanpa berpikir lagi. Berlatih dengan teknik di ruang latihan. Namun saat di panggung, lupakan semuanya dan menyanyilah seperti biasa karena yang alami itulah yang di sukai oleh fans atau Pecinta Musik anda. Saya yakin anda akan tetap memiliki ciri khas anda, hanya, anda akan melakukannya dengan lebih baik dan lebih sehat.

indraaziz.net

30 September 2009

Merencanakan Ulang Tahun Buah Hati

Bagi orang tua yang memiliki anak balita, tentu seringkali tergoda untuk merancang / merencanakan ulang tahun yang unik agar si anak dan teman-temannya merasa senang.

Menyanyi, menyanyi, dan menyanyi pada Pesta Ulang Tahun sepertinya sudah menjadi acara rutin yang membosankan anak. Apalagi jika mereka sekedar menyanyi tanpa ada acara permainan yang berhadiah.

Berikut ini ada beberapa tips agar pesta ulang tahun anak menjadi lebih unik, fun dan seru:

1. Hadiah memang merupakan salah satu stimulans yang bisa merangsang anak untuk memberikan atau menyuguhkan yang terbaik. Oleh karena itu, ada baiknya jika pada pesta ulang tahun orang tua menyediakan aneka ‘hadiah’ kecil dengan bungkus kertas kado yang menarik. Hadiah tersebut tak harus mahal. Bisa saja hanya berupa buku tulis, pensil, cangkir, kotak makan, atau permen yang dikemas menarik. Dengan demikian, dalam acara ulang tahun anak berlomba untuk tampil semenarik mungkin, sehingga tak lagi hanya berdiri tegak kaku dengan suara yang fals.

2. Selain bernyanyi, Ulang Tahun Anda juga bisa mempertontonkan pertunjukan sulap atau tebak-tebakan berhadiah. Atau bisa juga acara menari dan joget bersama, sehingga seluruh tamu yang hadir ikut merasakan kemeriahan pesta ulang tahun.

3. Agar Ulang Tahun lebih meriah, pada kartu undangan cantumkan juga dress code dengan tema tertentu. Misalnya saja dengan tema kartun, sehingga tamu yang dating bisa berkreasi dengan macam-macam tokoh kartun atau karakter kartun idamannya, seperti Superman, Batman, Spiderman, Winnie The Pooh, atau Barbie.

4. Berikan souvenir yang unik dan tak biasa. Jika Anda memiliki kemampuan menulis, cobalah untuk ‘mencetak’ buku komik dengan edisi terbatas (sesuai jumlah undangan). Souvenir makanan seperti chocolate souvenir yang dibuat sendiri atau belanja yang unik dari snack shop juga tak ada salahnya. Tentu saja akan lebih menarik jika Anda menggunakan nama teman-temannya sebagai tokoh dalam buku komik tersebut. Jika ingin yang praktis, beri saja mug bergambar foto anak yang sedang berulang tahun.

www.tipstrik.com

14 September 2009

Kesenian Tari Tradisional Makin Terpinggirkan

Meski pelaku dan kegiatan Seni Tari masih relatif banyak, perkembangan seni tari di DI Yogyakarta masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain belum optimalnya sinergi antara seniman tari dengan seniman lain. Salonisasi tradisi pun terus terjadi dalam perkembangan tari dewasa ini.

Menurut Penanggung Jawab Program Rekonstruksi Seni Tradisi Taman Budaya Yogyakarta (TBY) Heru Handonowari, seni tari tradisional di DIY sulit berkembang karena kerangka pikir seniman tari yang masih cenderung egois (Pameran Reptil) .

"Para penari asyik dengan diri mereka sendiri-sendiri sehingga sulit berkembang dengan menerima pengetahuan dan masukan dari lintas seni lainnya," kata Heru di kantornya, Jumat (13/4).

Idealnya, menurut Heru, tidak ada batasan dalam berkesenian. Para seniman dari berbagai latar belakang pun dapat saling belajar untuk memperkaya wawasan yang nantinya dapat menjadi bekal untuk mengembangkan karya masing-masing, tanpa harus kehilangan karakter seni yang dimiliki.

Apalagi, dunia seni tari tradisi dalam 10 tahun terakhir semakin terdesak dengan perkembangan tari modern yang tidak diimbangi dengan kuatnya penjiwaan.

"Ruh dan penjiwaan seni tari modern saat ini terasa kurang karena motivasi sebagian besar penari maupun penata tari adalah menonjolkan eksistensi. Dalam proses berkesenian, mereka ingin cepat menguasai tari dan kemudian menjadi populer," tutur Heru.

Salonisasi tradisi

Akibatnya, seperti ***ngkapkan seniman Afrizal Malna dalam sebuah diskusi tari di Universitas Sanata Dharma beberapa waktu lalu, salonisasi tradisi pada tari pun tak dapat dihindari. Ketika sudah berhadapan dengan modernisasi, tari pun menjadi bagian dari industri yang terkadang memangkas karakter-karakter atau Make Up Wajah khasnya untuk mampu bertahan dalam panggung hiburan.

"Kontrak pagelaran tari rutin dalam industri wisata, misalnya, terkadang membuat para seniman tampil seadanya tanpa penjiwaan," ujar Heru. Unsur tradisi pun tak jarang dihilangkan untuk memenuhi standar pertunjukan yang menguntungkan.

Untuk terus menghidupkan unsur-unsur tradisi ini, TBY sendiri terus berkomitmen dalam merekonstruksi seni-seni tradisi yang dulu pernah ada, tetapi sekarang sudah hampir punah. Diharapkan, pendokumentasian kesenian-kesenian itu akan berguna bagi pengembangan kesenian saat ini maupun di masa depan. "Tahun ini kami akan merekonstruksi tari Guntur Segara dari Keraton Yogyakarta dan Reog Dodog dari Gunung Kidul," ucapnya.

kompas-cetak

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

Kreatifitas Baru dari Pameran Seni Serat

Tiga orang seniman serat Yogyakarta Selasa (16/6/09) kemarin, menggelar karya-Karya Seni seni seratnya. Para seniman ini tidak hanya menampilkan keindahan serat kain, tapi juga dipadukan juga seni lukis.

Benang dan serat selama ini mungkin hanya menjadi perhatian dunia fashion dan mode, dengan diciptakan menjadi karya busana. Namun siapa sangka ? Benang dan serat bisaa menjadi karya sendiri dalam dunia seni. Dalam sebuah Pameran Kesenian serat dengan tajuk textile di Bentara Budaya Yogyakarta, 3 orang seniman serat Yogyakarta menampilkan karya-karya seni seratnya. Mereka adalah Abdul Syukur, Ricky Sukma dan Caroline Rika.

Apabila selama ini seni serat lebih banyak dikenal dinegara luar, dan di Indonesia hanya segelintir seniman di Bandung saja yang berani menampilkan serat. Pameran di Yogyakarta ini sekaligus ingin menumbuhkan rasa optimisme dalam dunia seni serat.

Benang dan serat yang memang memiliki dimensi yang flexibel dengan sangat kreatif, dibentuk dan Desain Pameran oleh 3 orang seniman ini menjadi beragam karya. Tentunya dengan kekuatan tematik masing - masing, seperti karya Abdul Syukur yang menggabungkan benang wol dengan sebuah lukisan cat arkrilik ataupun karya Ricky Sukma yang menggabungkan media serat.

Melalui pameran ini semakin menyiratkan semangat akan kelahiran baru seni serat yang menampilkan kreasi dan kreatifitas baru. Pameran ini akan berlangsung hingga tanggal 21 Juni mendatang di Bentara Budaya Yogyakarta.

indosiar.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

08 September 2009

Mengenal Kesenian Tarian Dari Pulau Jawa

Di masa yang lalu, Tarian Jawa semata-semata hanya dipertunjukkan pada istana untuk keluaga kerajaan. Sekarang, seluruh anak-anak dari Solo sudah dapat belajar menari pada sewaktu-waktu. bahkan di seluruh Indonesia sampai ke manca negara Tarian traditional ini bisa dipelajari. Berbeda dengan budaya dari luar negeri yang lebih mengandalkan musik tekno (DJ School). Selain sebagai sarana untuk mengembangkan bakat & seni tarian juga sebagai sarana kesehatan (Alat Fitness) atau olahraga.

Hampir semua penari memakai pakaian batik yang sangat indah dan sering memakai perhiasan dikepala yang luar biasa indah dan menarik.Beberapa jenis tarian yang terkenal, yaitu Tari Bedhoyo Ketawang dan Tari Srimpi.

Tari Bedhoyo Ketawang dipertunjukkan oleh sembilan wanita hanya sekali setahun pada upacara peringatan penobatan raja, merupakan tarian di istana yang sakral di kraton Solo terkenal sejak awal abad ke-17.

Pencipta tarian Bedhoyo Ketawang adalah Sultan Agung (1613-1645) raja pertama terbesar dari kerajaan Mataram bersama Kanjeng Ratu Kencanasari, penguasa laut selatan yang juga disebut Kanjeng Ratu Kidul. Sebelum tari ini diciptakan, terlebih dahulu Sultan Agung memerintahkan para pakar gamelan untuk menciptakan sebuah gendhing yang bernama Ketawang. Konon penciptaan gendhingpun menjadi sempurna setelah Sunan Kalijaga ikut menyusunnya. Tarian Bedhoyo Ketawang tidak hanya dipertunjukan pada saat penobatan raja yang baru tetapi juga pertunjukan setiap tahun sekali bertepatan dengan hari penobatan raja atau "Tingalan Dalem Jumenengan"

Bedhoyo Ketawang tetap dipertunjukkan pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwana ke-XII (sekarang), hanya saja sudah terjadi pergeseran nilai filosofinya. Pertunjukan Bedhoyo Ketawang sekarang telah mengalami perubahan pada berbagai aspek, walapun bentuk tatanan pertunjukannya masih mengacu pada tradisi ritual masa lampau. Namun nilainya telah bergeser menjadi sebuah warisan budaya yang nilai seninya dianggap patut untuk dilestarikan. Busana Tari Bedhoyo Ketawang menggunakan Dodot Ageng dengan motif Banguntulak alas-alasan yang menjadikan penarinya terasa anggun.

Bedaya merupakan tari kelompok dengan komposisi 9 (sembilan) orang penari puteri.

Komposisi ini mengandung cerita tertentu yang sangat simbolik dan tidak menggunakan dialog. Gerak-geraknya sangat halus dan lembut.

Komposisi 9 mempunyai nama sendiri-sendiri yaitu Batak, Jangga, Dada, Buncit, Apit Ngajeng, Apit Wingking, Endel pojok, Endel Weton Ngajeng, endel Weton Wingking.

Tari Srimpi lebih pelan, terkendali, gerakan selaras, khususnya pada lengan, tangan, jari, dan kepala, diilhami oleh air tenang yang mengalir.

Tarian srimpi sangopati karya Pakubuwono IX ini, sebenarnya merupakan tarian karya Pakubuwono IV yang memerintah Kraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1788-1820 dengan nama Srimpi sangopati kata sangapati itu sendiri berasal dari kata “sang apati” sebuah sebutan bagi calon pengganti raja.

Sesungguhnya sajian Tarian Jawa srimpi tersebut tidak hanya dijadikan sebagai sebuah hiburan semata, akan tetapi sesungguhnya sajian tersebut dimaksudkan sebagai bekal bagi kematian Belanda, karena kata sangopati itu berarti bekal untuk mati. Oleh sebab itu pistol-pistol yang dipakai untuk menari sesungguhnya diisi dengan peluru yang sebenarnya. Ini dimaksudkan apabila kegagalan, maka para penaripun telah siap mengorbankan jiwanya. Maka ini tampak jelas dalam pemakaian “sampir” warna putih yang berarti kesucian dan ketulusan.Pakubuwono IX terkenal sebagai raja amat berani dalam menentang pemerintahan Kolonial Belanda sebagai penguasa wilayah Indonesia ketika itu.

Kehalusan dan kegaiban dari dua tarian agung ini sekarang bisa dilihat oleh masyarakat umum, dapat dilihat pada pertunjukan di kraton, terdapat suasana yang asli dan gaib.

mutiaradamayanti.multiply.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

07 September 2009

Kebutuhan Sound System untuk Tata Suara

Pemasangan jasa sewa sound system untuk pertunjukan dan rekaman mempunyai dua komponen utama yaitu: mikropon dan mixer. mikropon digunakan ke mencuplik suara sedangkan mixer digunakan untuk menggabungkan semua sinyal tersebut. Sinyal yang keluar dari mixer dihubungkan dengan amplifier. Amplifier akan menguatkan sinyal tersebut untuk diberikan ke speaker. Speaker kemudian akan mengubah sinyal tersebut menjadi gelombang akustik sebagai bunyi.

Kemudian dalam sistem tata suara juga terdapat prosesor yang pada umumnya dihubungkan diantara mixer dan amplifier. Prosesor digunakan untuk meningkatkan kualitas sinyal audio. Prosesor yang paling umum digunakan yaitu equaliser, effect, dan kompresor. Equaliser pada dasarnya merupakan kumpulan pengontrol nada yang dapat mempertinggi atau meredam frekuensi sinyal audio secara spesifik. Effect digunakan untuk memberikan special efek bunyi, seperti reverb (suara bergaung) dan delay (memberikan penundaan sinyal). Kompresor mengatur level sinyal yang bervariasi. Sinyal yang terlalu kuat hingga melewati batas yang diberikan pada kompresor akan diredam. Dalam hal ini, kompresor dapat membantu mencegah kerusakan pada speaker.


Adakalanya di beberapa
toko musik, disediakan peralatan sound system untuk keperluan acara. Bukan itu saja, bahkan peralatan sound system dipadukan atau dihiasi dengan benda antik sehingga unsur seninya menjadi lebih hidup.


http://audiofamers.blogspot.com


Dukung Kampanye
Stop Dreaming Start Action Sekarang