Tampilkan postingan dengan label pertunjukan seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertunjukan seni. Tampilkan semua postingan

28 Desember 2010

Mari Mengenal Lebih Dekat Seorang Atiqah Hasiholan

Artis ini mengawali karirnya dari dunia teater dan berkembang ke layar lebar. Alasan dia pindah kelayar lebar adalah untuk kepuasan batin sekaligus materi. Sedangkan kemampuan aktingnya mulai mendapat perhatian khalayak ketika perannya sebagai Maida dalam film Ruma Maida masuk nominasi pada Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini sebagai Pemeran Utama Terbaik Wanita.


Sebelum menjadi seniman di bidang akting, Atiqak pernah bekerja sebagai orang kantoran. Karena merasa tidak nyaman, dia banting stir dan pindah ke dunia yang sekarang ini digelutinya. Penampilan pertamanya bisa kita nikmati dalam film Berbagi Suami. Kemudian berlanjut di film Suster N dan menjadi pemeran utama pada film Jamila dan Sang Presiden. Dan terakhir sekarang yang menjadi pembicaraan masyarakat pecinta film Indonesia, Ruma Maida.

Kelebihan : Punya bekal yang cukup dalam kemampuan akting

Kekurangan: Perjalanan karir di bawah bayangan nama ibunya, Ratna Sarumpaet



Sumber

26 Juli 2010

Tiket Misterius Yang Ada Pada Konser Slash

Siap-siap menjadi 100 pembeli tiket pertama pada konser Slash bulan Agustus nanti. Dijamin enggak rugi! Yap, konser Slash di Jakarta, yang dijadwalkan tanggal 3 Agustus nanti, bakal menghadirkan banyak kejutan. Selain eks gitaris Guns N’ Roses ini membawakan lagu-lagu dari Gn'R, Slash Snakepit, dan Velvet Revolver, beberapa personel band lengkap pun sudah konfirmasi untuk diboyong.

Sebut saja nama Myles Kennedy dari Allter Brigde (vokal), Bobby Schneck (gitar rhythm), Todd Kerns (bass), dan Brent Fitz (drum). Mereka dipastikan bakalan mengawal Slash pada konsernya di Jakarta nanti.Bukan hanya itu. Mahaka Entertainment, pihak promotor yang mendatangkan Slash, juga mempersiapkan kejutan bagi para 100 pembeli tiket pertama pada konser ini, yakni berupa Mystery Ticket. Mau tahu apa keistimewaan tiket ini? Tiket itu hanya dibanderol Rp 200.000.

Harga tersebut adalah harga superdiskon dari 50 persen hingga 80 persen tiket normal. Jadi, pembeli enggak akan tahu bakalan dapat tiket pertunjukan kelas apa alias tebak-tebak berhadiah.Asiknya lagi, pada hari H, 100 pembeli pertama tersebut boleh langsung masuk tanpa antre dengan tanda khusus yang ada pada tiketnya. Beli duluan, masuk duluan. Menarik bukan?

Di luar harga diskon, harga asli dari tiket konser Slash pada hari pertunjukan untuk kelas VIP Rp 1,000.000, Festival Rp 700.000, Tribune I Rp 500.000, dan Tribune II Rp 400.000. Daripada ketinggalan, ayo beli sekarang juga

Sumber : kompas.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

22 Juli 2010

Pertunjukan Teater Anak Indonesia Di Luar Negeri

Semestinya anak-anak Teater Tanah Air bisa menunjukkan kemampuan mereka dalam The 11th World Festival of Children’s Theatre yang digelar di Lingen, Jerman, dua pekan lalu. Wakil dari Indonesia ini urung mementaskan lakon Spectacle Zero dalam festival teater anak dunia yang diselenggarakan pada 18-25 Juni lalu itu. Mereka gagal mendapatkan visa ke Jerman.

Ahad lalu, wartawan Tempo Ismi Wahid berbincang dengan sutradara Teater Tanah Air, Jose Rizal Manua, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, tempat ia biasa melatih anak-anak teater itu. Menurut Jose, permohonan pembuatan visa keberangkatan telah diajukan jauh-jauh hari ke Kementerian Luar Negeri. Tapi permohonan tersebut dikembalikan pada saat hari keberangkatan sudah dekat. "Saya tidak tahu mengapa mereka mengembalikan itu di saat semua pihak tidak bisa menolong kami untuk membuat visa secepat itu," katanya.

Pihak Kementerian Luar Negeri melalui Acting Direktur Diplomasi Publik Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Riaz J.P. Saehu mengatakan pengajuan visa untuk anak-anak di bawah umur memerlukan persyaratan yang lebih spesifik dibanding orang dewasa. Persyaratan itu, antara lain, adanya surat pengadilan dan surat notaris yang menyatakan persetujuan orang tua untuk keberangkatan anak-anak di bawah umur tersebut. Persyaratan itu untuk menjamin jika terjadi sesuatu pada anak-anak. “Kami bantu. Hanya persyaratan harus dipenuhi sendiri dan itu bukan tugas kami,” ujar Riaz melalui surat elektronik.Menurut Riaz, Kementerian memberikan nota rekomendasi yang ditujukan kepada Kedutaan Besar Belanda karena tiket yang dimiliki oleh Teater Tanah Air tiket Garuda Indonesia dengan tujuan Belanda, sebelum menuju Jerman. Proses menjadi lama karena Kedutaan Besar Belanda di Jakarta menolak sebelum visa Jerman dibuat.

Selanjutnya, Kementerian memfasilitasi kembali nota diplomatik rekomendasi visa ke Kedutaan Besar Jerman. "Informasi yang kami peroleh dari Kedubes Jerman, Teater Tanah Air hanya menyampaikan paspor tanpa melengkapi persyaratan administrasi lainnya. Itu di luar kewenangan kami,” kata Riaz.Begitulah. Yang jelas, gagalnya Pertunjukan Teater Tanah Air tampil di festival teater anak dunia itu membuat Jose Rizal Manua kecewa berat.

Sumber : tempointeraktif.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia