Tampilkan postingan dengan label nelayan restoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nelayan restoran. Tampilkan semua postingan

07 September 2010

Dubu Tahu Korea

Dubu atau tahu Korea (豆腐, 두부) adalah jenis tahu yang diproduksi di Korea. Dubu yang sejarahnya diperkenalkan dari Cina telah menjadi bagian kuliner masyarakat Korea. Orang Korea memanfaatkan Dubu untuk membuat berbagai jenis masakan.
Referensi awal mengenai dubu dapat ditemukan dalam Catatan Mogeun (Mogeunjip) yang ditulis oleh Yi Saek (bernama pena Mogeun, 1328-1396) pada zaman Dinasti Goryeo (938-1392). Dalam satu puisinya, Yi Saek menuliskan tentang kelezatan dubu yang baru saja dibuat.

Referensi lain menuliskan tentang cara memasak dubu dalam Yangchonjip oleh Gwon Geun serta Heo Gyun (1569-1618), seorang sastrawan Dinasti Joseon yang menuliskan dalam Domundaejak tentang kelembutan rasa dubu yang dijual pedagang di luar Gerbang Changui. Sebuah catatan di Sejongsillok (Catatan Pemerintahan Raja Sejong) menyebutkan bahwa seorang Kaisar Ming memuji bahwa wanita Korea sangat terampil memasak masakan yang mewah dan juga menganggap tahu Korea sangat lezat.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa teknik membuat tahu diperkenalkan dari daratan Cina ke Korea pada zaman Dinasti Goryeo di abad ke-10 dan 12 dan dari Korea kemudian diperkenalkan ke Jepang. Sejak lama orang Korea telah mengembangkan keterampilan memproses kedelai dalam beragam cara. Selain dubu, mereka juga memproduksi bermacam-macam jenis masakan dari kedelai yang difermentasikan seperti ganjang (kecap asin) dan doenjang (pasta kacang kedelai).Karakteristik tahu Korea adalah teksturnya yang tidak terasa keras atau lembut, di antara tahu Cina atau Jepang. Orang Jepang memperkenalkan lebih banyak lagi jenis tahu ke Korea semasa Penjajahan Jepang atas Korea (1910-1945).
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
nasi goreng
Nelayan Restoran
Laguna

03 September 2010

Dongchimi Khas Korea

Dongchimi adalah kimchi yang dibuat dari daikon, sawi, daun bawang, cabai hijau, jahe, bae, dan air asin. Kimchi jenis ini berair karena direndam di dalam air asin. Sesuai dengan namanya, dong berarti musim dingin, dan chimi (hangul: 치미, istilah kuno untuk kimchi), dongchimi umumnya dimakan selama musim dingin.[1] Jenis kimchi ini merupakan kimchi asli dan cara membuatnya telah lama dipraktikkan di Korea.[2] Berbeda dengan kimchi yang diberi saus pedas gochujang, dongchimi cocok disajikan untuk orang tua atau pasien karena bergizi dan mudah dicerna.[2] Ciri khas rasanya adalah segar dan aromanya unik dan biasa dikonsumsi dengan semangkuk nasi.[2]

Seperti halnya jenis kimchi yang lain, dongchimi juga merupakan hasil fermentasi, namun lama fermentasi hanya 2-3 hari. Orang Korea sering membuat dongchimi sebelum tibanya gimjangcheol (hangul: 김장철, musim membuat kimchi, biasanya pada akhir musim gugur).

Kuah bening dongchimi dipakai sebagai dasar kuah sup sewaktu membuat dongchimi guksu (동치미국수 sup mi dingin Korea yang dibuat dari dongchimi) dan naengmyeon. Dongchimi juga dihidangkan sewaktu orang memakan tteok atau ubi kukus.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan restoran
Laguna

02 September 2010

Maeuntang Sup Ikan Pedas Khas Korea

Maeuntang (sup pedas) adalah masakan sup ikan pedas khas Korea yang direbus dengan saus gochujang. Asal nama maeuntang adalah kata maeun yang berarti pedas dan tang yang berarti sup. Bahan utama maeuntang adalah ikan air tawar atau laut segar yang direbus bersama saus gochujang, bubuk cabai (gochugaru), sayuran hijau seperti, selada air, tanaman ssuk-gat (garland chrysanthemum) serta bawang, lobak, daging sapi, cabai, zucchini, tahu, dan berbagai jenis bumbu dan rempah-rempah.

Banyak restoran yang menjual menu sup ini dengan mengizinkan para pembeli memilih sendiri ikan yang mereka inginkan dari aquarium. Jenis ikan yang umum dicari pembeli adalah ikan kakap merah, kerapu, yellow corvina, kod, tigawaja, pollack, dan ikan air tawar seperti ikan mas dan trout. Adapula pilihan lain seperti kepiting, kerang dan tiram.

Sup ini sangat populer sebagai teman minum soju dan hoe (ikan mentah). Jika memesan maeuntang bersama hoe, maka hoe akan dibuat dari jenis ikan yang dipesan.

Sumber: Wikipedia

LihatJuga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna

30 Agustus 2010

Pusat Makanan Khas Indonesia

Jakarta merupakan kota internasional yang banyak menyajikan makanan khas dari seluruh dunia. Di wilayah-wilayah yang banyak didiami oleh para ekspatriat asing, seperti di daerah Menteng, Kemang, Pondok Indah, dan daerah pusat bisnis Jakarta, tidak sulit untuk menjumpai makanan-makanan khas asal Eropa, China, Jepang dan Korea. Makanan-makanan ini biasanya dijual dalam restoran-restoran mewah.

Di Jakarta, dan sepeti kota-kota besar lainnya di Indonesia, Rumah Makan Padang yang paling banyak dijumpai. Hampir di seluruh tempat di Jakarta, dengan mudah dijumpai rumah makan yang manyajikan masakan asal Minang ini. Jakarta juga memiliki makanan khasnya, yang paling terkenal adalah Kerak Telor dan Soto Betawi.

Selain itu di Jakarta juga bisa ditemukan makanan tradisional dari daerah misalnya makanan khas Jawa Timur dan Bali yang disajikan di Restoran Pondok Prapanca berupa Rawon,Soto Sulung, Rujak Cingur, Nasi Bali, Sate Bali. Malah tersedia juga Kupang Lontong dan Semanggi Surabaya. Alamat Restoran Pondok Prapanca di Jalan Nipah XV no.3 Sebelum Kantor Wlikota Jakarta Selatan.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna

27 Agustus 2010

Katz's Delicatessen

Katz's Delicatessen, also known as simply Katz's of New York City, is a kosher-style (not Kosher according to Jewish Halacha) delicatessen restaurant located at 205 E. Houston Street, on the south-west corner of Houston and Ludlow Streets, in Manhattan.

Since its founding in 1888, it has become popular among locals and tourists alike for its pastrami sandwiches and hot dogs, both of which are widely considered among New York's best. Each week, Katz's serves 5,000 pounds of corned beef, 2,000 pounds of salami and 12,000 hot dogs.

During World War II, Katz's encouraged parents to "send a salami to your boy in the army" which became one of the deli's famous catch phrases,[2] along with "Katz's, that's all!" which is still painted on the side of the building. The former phrase is referenced in the Tom Lehrer song "So Long Mom (A Song for World War III)", with the lyric "Remember Mommy, I'm off to get a commie, so send me a salami, and try to smile somehow". Katz is also well known for its photos of famous people eating in Katz's placed along its wall.

Katz's continues its "Send a salami to your boy in the army" to this day. The deli has arranged special international shipping only for U.S. military addresses and has been a source of gift packages to the troops stationed in Afghanistan and Iraq.


As each customer enters Katz's they are handed a printed, numbered ticket by the door attendant. As they receive their food from various stations/areas throughout the deli (separate for sandwiches/hot dogs/bottled drinks/fountain drinks etc/ a running total of the bill before tax is computed by the employees. If several people's orders are combined on a single ticket, the blank ones are collected by the cashier. Relatively recently (within the last 10 years) Katz's has instituted a "lost ticket fee" If a ticket is lost by a customer, an additional $50 surcharge is added to what is often (with sandwiches costing between $15-$17) a rather large bill. The purpose of the fee, as stated by the management is to encourage patrons to go back and find the lost ticket in the hopes of preventing theft (substituting a smaller ticket for a larger one).

Katz's was the site of Meg Ryan's and Estelle Reiner's famous "I'll have what she's having" fake orgasm scene in the 1989 romantic comedy When Harry Met Sally...; the table at which she and Billy Crystal sat, is marked with a sign that says "Where Harry met Sally...hope you have what she had!". It was also the site of Johnny Depp's character meeting with an FBI contact in Donnie Brasco. Katz's Deli is also the site for a scene in Across the Universe in which one of the main characters reveals he has been drafted into the Vietnam War. Katz's also appears in the movie Enchanted with Patrick Dempsey and Amy Adams.

Source: en.wikipedia

See also:
Nasi goreng
nelayan restoran
laguna

26 Agustus 2010

Cake

Cake is a form of food, typically a sweet, baked dessert. Cakes normally contain a combination of flour, sugar, eggs, and butter or oil, with some varieties also requiring liquid (typically milk or water) and leavening agents (such as yeast or baking powder). Flavorful ingredients like fruit purées, nuts or extracts are often added, and numerous substitutions for the primary ingredients are possible. Cakes are often filled with fruit preserves or dessert sauces (like pastry cream), iced with buttercream or other icings, and decorated with marzipan, piped borders or candied fruit.

Cake is often the dessert of choice for meals at ceremonial occasions, particularly weddings, anniversaries, and birthdays. There are countless cake recipes; some are bread-like, some rich and elaborate and many are centuries old. Cake making is no longer a complicated procedure; while at one time considerable labor went into cake making (particularly the whisking of egg foams), baking equipment and directions have been simplified that even the most amateur cook may bake a cake.

Source: Wikipedia

See Also:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna

18 Agustus 2010

wisata kuliner di Pasar Semawis Semarang

Pasar Semawis, atau dikenal juga sebagai Waroeng Semawis, adalah pasar malam di daerah pecinan Kota Semarang. Pasar ini awalnya merupakan gagasan dari perkumpulan Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata).

Pasar Semawis bermula dengan diadakannya Pasar Imlek Semawis di tahun 2004, menyusul diresmikannya Tahun Baru Imlek sebagai Hari Libur Nasional di Indonesia.

Buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam disepanjang jalan Gang Warung, Pecinan - Semarang, Pasar Semawis menyajikan beraneka ragam hidangan yang bisa anda pilih bersama keluarga mulai dari pisang plenet khas Semarang, nasi ayam, es puter, kue serabi, aneka sate, bubur kacang hingga menu - menu steamboat yang menarik untuk dicicipi. Pusat jajanan terpanjang di Semarang ini buka mulai jam 6 sore hingga tengah malam.
Suasana Pasar Semawis circa tahun 2005

Pasar Semawis terletak di jalan Gang Warung, untuk menuju kesana, ada beberapa jalan yang bisa dipilih. Dari jalan Gajahmada, dapat masuk lewat jalan Wotgandul Barat > Plampitan > Kranggan > parkir di jalan Beteng. Dari jalan Gajah Mada juga dapat masuk langsung ke jalan Kranggan lewat perempatan Depok. Jalur lain adalah lewat Pasar Johar atau Jurnatan, masuk lewat jalan Pekojan > parkir di jalan Gang Pinggir. Setiap akhir minggu malam saat Waroeng Semawis digelar, beberapa jalan di Pecinan ditutup salah satu ujungnya, yaitu jalan Gang Besen, Gang Tengah, Gambiran, Gang Belakang dan Gang Baru. Jalan - jalan tersebut dapat digunakan untuk parkir kendaraan pengunjung
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Nasi Goreng
Nelayan Restoran
Laguna